Langsung ke konten utama

Rumah Imam Khomeini



Tempat Imam menyampaikan kajian

Kitab-kitab karya Imam

Ruangan 

Pintu dalam rumah Imam

Pintu depan rumah Imam


Di rumah ini pertama kalinya Imam Khomeini menyuarakan perlawanannya terhadap rezim. Di rumah ini pula Imam dikepung oleh tentara rezim. Ketika para tentara itu mengepung rumah Imam, Imam mengatakan pada keluarganya,
"Kalian tidak ada urusannya dengan mereka, tetaplah disini dan biarkan aku yang menghadapi mereka sendiri." Kemudian Imam keluar rumah, seketika para tentara itu gemetar karena aura sufi sang Imam, betapa mulianya Imam Khomeini hingga para tentara yang baru melihatnya saja sudah gemetar. Para tentara dengan tubuh yang masih bergetar itu akhirnya membawa Imam menuju Tehran untuk diasingkan dan sepanjang perjalanan itu pula para tentara gemetar merasakan aura Sang Sufi itu.
Imam kemudian diasingkan ke Irak, Turki, dan Perancis. Rumah Imam Khomeini itu kemudian dijadikan basis perlawanan terhadap rezim hingga akhirnya rezim hancur dan Imam Khomeini kembali. Dalam surat wasiatnya, imam Khomeini mengatakan bahwa satu-satunya peninggalan Imam Khomeini semasa hidupnya adalah rumah ini. Seorang pemimpin revolusi, pemimpin Republik Islam Iran pertama kali hanya memiliki rumah ini dari seluruh perjalanan hidupnya.
`

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenali Musuhmu

Haram Sayyidah Fathimah Al Maksumah Zhareeh Imam Khomeini Benarkah kita Husseiniyyah? Refleksi Asyura Oleh:  Mahdiya AzZahra . Bismillahirrahmanirrahim Allahumma shalli ala Muhammad wa ali Muhammad  . Siapakah musuh kita yang sesungguhnya?  Banyak dari kita saat ini saling membenci, mengumpat, melontarkan ujaran kebencian, menyindir, mencibir, bahkan mungkin dengan kata2 yang tidak pantas diucapkan oleh orang yang mengaku beragama, mencelakai, menyakiti, meneror, dsb. Agama berisi syariat yang sesuai dengan jiwa manusia dan mengantarkannya menuju kesempurnaan. . Faktanya, orang2 yang mengaku beragama justru bertolak belakang dari hakikat agama itu sendiri. Darimanakah ini semua berasal? Sesungguhnya apa dan siapa yang kita benci? Kita sebut kelompok lain adalah musuh kita. Marilah kita berpikir kembali benarkah ia musuh kita?  . Apakah ia Syimran (pembunuh Imam Hussein) ataukah ia Yazid (tuannya Syimran) atau justru ia adalah pengikut Imam Hussein. Syimran d...

Kebergantungan pada Keberadaan

https://www.linkedin.com/pulse/from-dust-existence-computing-mind-reality-abid-syed Bismillahirrahmanirrahim Allahumma shalli ala Muhammad wa ali Muhammad Pembahasan ontologi adalah pembahasan tentang wujud (keberadaan). Wujud sebagaimana yang telah sering disebutkan adalah ada. Ada bersifat mandiri karena segala sesuatu di alam ini ada, ada merupakan realitas objektif yang keberadaannya bisa dibuktikan secara ilmiah dan empiris. Dan tidak mungkin segala sesuatu itu tidak ada karena tidak ada sendiri merupakan konsep dan tidak memiliki realitas di alam. Kita tidak bisa menunjuk tidak ada di alam. Maka wujud itu sendiri adalah absolut, karena tidak ada yang bisa membantah keberadaannya. Segala sesuatu di alam ini adalah wujud (ada). Bintang, bulan, matahari, hewan, tumbuhan dan manusia sendiri adalah wujud (ada). Keberadaan kita di alam ini tentu dapat kita buktikan secara ilmiah, maka manusia adalah jelas adanya. Dan ada itu yang kemudian kita indra dan kita persepsi da...

Luka dan Penderitaan

http://pukha.blogspot.co.id/2012/11/foto-penderitaan-rakyat-gaza.html Luka dan Penderitaan Sepanjang hidup Para maksumin terluka dan menderita Dimusuhi, dibunuh, diracun Hidup sangat sederhana, ditawan, diarak Para maksumin memilih untuk terluka dan menderita Luka dan penderitaan itulah yang mengantarkannya pada kebahagiaan hakiki Lalu apakah luka dan penderitaanku ini adalah pilihan atau terpaksa? Apakah luka dan penderitaanku ini mendekatkanku pada kebahagiaan hakiki atau malah menjauhkannya? Apakah aku siap memilih untuk terluka? Dan apakah aku akan memilih menderita di atas kebahagiaan sesaat?